Showing posts with label Journal. Show all posts
Showing posts with label Journal. Show all posts

Friday, October 7, 2011

Tugas Utama Seorang Pelajar adalah Belajar

Pada dasarnya, kegiatan belajar adalah suatu kegiatan yang wajib dilaksanakan kepada setiap orang agar tercipta sumber daya yang berkualitas dan berperilaku baik terhadap kemajuan bangsa. Dihadapkan pada tantangan dan kemajuan teknologi yang berkembang pesat didunia, belajar adalah salah satu cara untuk menjembatani dan memfasilitasi setiap orang dalam berkembang mengikuti tuntutan zaman. Berbicara tentang belajar, kita pasti mengalami fase dimana kita menuntut ilmu, mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Dalam masa-masa sekarang ini, seorang pelajar dituntut untuk dapat menguasai materi akademis dan mempunyai banyak pengalaman dalam bidang non-akademis. Hal ini sangat menarik karena negara kita ada ditangan para pejuang muda, yaitu para pelajar, dimana seorang pelajar diharapkan untuk dapat melakukan dan menemukan hal-hal baru dengan mengaplikasikan ilmu yang digali, didalam kehidupan sehari-hari.

Semua pelajar harus giat belajar. Terhitung mulai detik ini, kesadaran untuk belajar harus selalu ditingkatkan, ditambah frekuensinya, dan dilakukan secara kontinu. Giat dalam belajar berarti mampu untuk mempertahankan dan mengahadapi godaan yang menghalangi dalam proses belajar. Harus belajar diartikan sebagai suatu kewajiban yang mutlak dan dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat untuk mengusahakannya agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Kita adalah pelajar. Kita diarahkan untuk menjadi seorang yang berhasil dalam hal akademis maupun non-akademis, dan membangun negara ini menjadi negara yang sejahtera dengan masyarakat yang berperilaku baik. Sebagai seorang pelajar, kita juga tidak akan pernah lepas dalam berusaha untuk mencapai tujuan kita yang berorientasi kedepan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan kita itu yang akan menjadi pedoman bagi kita untuk selalu berpikir maju, kritis, dan bertanggung jawab sebagai seorang pelajar.

Berbagai macam tujuan yang telah kita tetapkan akan dapat diraih dengan mudah jika kita mempunyai tekat yang kuat. Oleh karena itu, kita harus giat belajar untuk mencapai semua mimpi dan tujuan kita menjadi nyata. Bukanlah hal yang mustahil untuk menjadi seorang yang giat belajar. Kita hidup untuk belajar dan harus melaksanakan kewajiban kita itu dengan penuh tanggung jawab. Ada pepatah berkata “we are the agent of change”, menurut saya, pepatah ini sangat berlaku bagi semua orang, khususnya para pelajar. Untuk memperoleh hasil yang maksimal dan perubahan yang bermanfaat, harus dimulai dari dalam diri sendiri, yaitu giat belajar dan terus berjuang

Dalam belajar, ilmu yang dipelajari bukan hanya sebatas ilmu pengetahuan alam ataupun sosial saja. Belajar tata karma yang baik, menghadapi tantangan dengan kuat, berdisiplin tinggi dan mencari jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada tentunya dapat mempengaruhi perkembangan diri setiap orang. Kegiatan belajar ini harus didasari oleh rasa tanggung jawab dan tuntutan untuk berhasil sebagai motivasi yang akan terus berlaku dalam proses belajar. Belajar itu sangat terkait dengan tindakan perjuangan, berjuang untuk memperoleh yang terbaik dengan hasil keringat sendiri, dan membiarkan masyarakat merasakan betapa pentingnya menjadi sesorang yang berpendidikan dan berkualitas tinggi.

Thursday, October 6, 2011

Mencintai itu Indah

Bicara tentang cinta tidak akan ada habisnya. Cinta menjadi topik yang sangat umum dibicarakan dan dirasakan semua orang karena kita tidak akan bisa hidup tanpa cinta. Topik ini menjadi sangat menarik karena banyaknya pendapat yang berbeda tentang cinta. Ada yang bilang bahwa cinta itu indah, menyakitkan, membingungkan, dan lain-lain. Ketika kita memikirkan tentang cinta, biasanya kita akan langsung terpikir oleh cinta kepada lawan jenis, tetapi sebenarnya cinta itu sangat luas cakupannya. Cinta kepada Tuhan, orang tua, sanak saudara, pembantu, tumbuhan, lingkungan, dan bahkan hewan peliharaan. Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi, disertai oleh tindakan aktif yang dilakukan manusia kepada objek lain. Cinta merupakan suatu perasaan yang kuat dan biasanya bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama dan tanpa batas. Bagaimana pun juga, cinta membutuhkan bukti-bukti konkret yang membuktikan bahwa perasaan cinta itu benar adanya.

Memberi adalah salah satu bukti nyata dari mencintai. Memberi itu indah. Ketika kita memberi sebagian dari apa yang kita punya, kita merasakan suatu kepuasan batin. Melihat senyum yang keluar dari si penerima, sangatlah indah dan memberikan inspirasi tersendiri bagi kita. Ketika kita memberi, kita juga harus mempertimbangkan bahwa apa yang kita beri merupakan kebutuhan bagi si penerima. Memberi dalam konteks hal yang positif adalah memberi sesuai kebutuhan, bukan didasari oleh hawa nafsu ataupun keinginan sesaat untuk suatu maksud tertentu. Dalam keterbatasan, memberi akan menjadi indah jika kita saling mengerti bahwa memberi itu harus dengan kasih sayang dan tulus ikhlas. Dengan itu, akan tercipta keindahan senyuman, batin, rohani, dan suasana.

Mencintai itu memberi. Contoh pemberian yang dapat dilakukan sebagai wujud cinta adalah rela memberi pengorbanan, entah itu berkorban dalam hal waktu, materi ataupun tenaga, memberi perhatian, memberikan nasihat serta saran yang membangun, memberikan kesetiaan, bersedia melakukan apapun yang diinginkan oleh objek tersebut, dan lain-lain. Kita tidak bisa mencintai tanpa memberi. Cinta itu secara langsung maupun tidak langsung akan memaksa diri kita untuk selalu memberi yang terbaik dan kegembiraan kepada sesama, terutama kepada orang yang kita cintai.

Oleh sebab itu, mencintai itu indah. Cinta yang sebenarnya itu sangat indah dan menimbulkan kebahagiaan serta damai sejahtera dalam hati dan kehidupan kita. Tidak ada cinta yang menyakitkan, merusak, ataupun penuh pertengkaran dan dendam. Cinta akan membawa keindahan dan kebahagiaan bagi orang yang merasakannya. Jika itu menyakitkan, maka itu bukan cinta. Kita harus memberikan cinta, memberi tanpa meminta balasan, dan kita akan menemukan cinta yang lebih indah.

Tuhan sudah mengajarkan kita untuk saling mencintai sesama. Baiklah kita mencintai dan memberi dengan hati yang penuh kejujuran dan kesediaan. Ketika kita memberi, Tuhan tidak akan membiarkan kita untuk mengalami kekurangan, bahkan Tuhan akan memberikan kita lebih banyak dari yang kita kira, sebab Tuhan ingin kita memberi lebih banyak lagi kepada mereka diluar sana. Cinta itu indah jika kita memberi dengan ketulusan. Maka, sudah seharusnya kita menyebarkan benih-benih cinta kepada sesama dan lingkungan, agar kita merasakan kebahagiaan sejati dan keindahan dari cinta itu sendiri.

Internet sebagai Sumber yang Tidak Akurat dan Penipuan

Dewasa ini, kebenaran internet dalam memberikan informasi sering dipertanyakan dan menjadi sebuah perdebatan. Tingkat keakuratannya pun dipertanyakan dan sumber-sumbernya sering tidak jelas informasinya. Penipuan dan pemalsuan juga sering terjadi karena banyak orang yang langsung percaya 100% pada kebenaran internet. Beberapa kejadian lain juga sangat merugikan pengguna internet, sebab mereka hanya mengakses untuk mendapatkan informasi dengan lengkap ataupun ala kadarnya saja untuk mendapatkan kepuasan diri. Modus penipuan ini merupakan topik yang menarik untuk ditelusuri kebenarannya karena hal ini sangat diperdebatkan secara kontroversial melalui bukti-bukti penipuan yang sudah terjadi.

Bukti-bukti bahwa internet merupakan salah satu sumber penipuan sudah merajalela diberbagai situs. Contohnya penawaran bisnis murah yang akhirnya merugikan pengguna karena dibohongi, penjual pulsa electric dan organ tubuh, yang mengharuskan pengguna internet untuk mengirimkan sejumlah uang pada rekening yang tercantum, dan lain-lain. Disisi lain, internet pun diklaim sebagai sumber yang kurang akurat dalam memberikan informasi karena banyak data dan informasi yang kurang tepat dan dibuat-buat hanya untuk menarik pembacanya saja. Hal ini juga sering terjadi pada beberapa kasus dan isu yang merebak, contohnya sebuah website memberikan informasi yang kurang tepat ketika membahas tentang salah satu artis, lalu karena dipertanyakan kebenarannya, sang pemilik langsung menghapusnya, begitu juga dari beberapa blog.

Penipuan pada facebook juga menjadi isu yang sampai sekarang masih terjadi. Diawali oleh sebuah pertemuan atau kopi darat seorang laki-laki dan perempuan. Setelah kejadian itu, si perempuan tiba-tiba menghilang dan tidak pulang ke rumah selama beberapa hari. Keluarganya pun mencarinya dan melaporkannya ke polisi, sampai pada akhirnya ditelusuri bahwa ternyata perempuan tersebut diculik oleh laki-laki yang ia kenal melalui facebook ketika mereka berdua bertemu. Salah satu contoh diatas merupakan contoh penipuan pada internet yang sudah terjadi berulang kali.

Beberapa contoh kasus penipuan dan ketidakakuratan internet sudah terbukti benar adanya. Siapa saja yang mengakses internet tentu merasa ragu jika dihadapkan pada kasus seperti ini. Modus yang dilakukan oleh para penipu pun bermacam-macam cara penyampaiannya, baik secara perlahan-lahan menarik pengguna internet dan mendekatinya dengan membina hubungan baik terlebih dahulu, maupun langsung pada maksud utama si penipu, untuk mendapatkan sesuatu dari pengguna internet, contohnya uang, kedekatan fisik, ataupun karena alasan pribadi.

Oleh karena internet menjadi sumber penipuan dan tidak akurat dalam memberikan informasi, sebagai pengakses internet kita harus pintar dalam memilih situs dan waspada dalam menggunakan internet. Percaya langsung kepada sumber, website, contact person atau orang yang bersangkutan dalam situs internet sangat tidak dianjurkan karena dapat merugikan diri sendiri. Internet tidak selalu benar dalam memberikan informasi dan kita sebagai pengguna harus mengantisipasi agar tidak tertipu atau mendapatkan data yang salah. Sebaiknya kita lebih menggunakan situs-situs berita resmi atau sudah divalidasi kebenarannya dan dapat dipertanggungjawabkan, daripada situs yang tidak mencantumkan sumbernya dengan lengkap dan diragukan kebenarannya

Pentingnya Solidaritas dalam Kehidupan Manusia

Manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain disekitarnya. Multikulturalisme yang ada di Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia mempunyai banyak keragaman dan kekayaan yang sangat membutuhkan solidaritas antar sesama umat manusia demi tercapainya kehidupan yang harmonis. Mengacu pada negara Indonesia yang mempunyai budaya beraneka ragam, agama yang diakui dan suku yang bermacam-macam, berbicara tentang solidaritas antar umat manusia rasanya sudah biasa. Solidaritas yang pada umumnya adalah kata yang dipakai untuk mempersatukan dan menyamakan perbedaan disekeliling kita pun, sudah mulai pudar. Perpecahan diantara umat manusia semakin bertambah banyak jika tidak ada solidaritas yang dimulai dari dalam diri. Perasaan solidaritas, senasib seperjuangan, setia, sifat satu rasa yang solider diberbagai macam kalangan, sangat minim dan banyak dilupakan demi kepuasan diri sendiri atas kepentingan pribadi.


Solidaritas itu penting karena sangat mempengaruhi perubahan sosial budaya. Perubahan sosial yang mencakup sikap setiap orang dan kondisi suatu lingkungan yang didominasi oleh perbedaan, dan perbedaan budaya yang menyebabkan solidaritas itu sendiri hilang seiring berjalannya waktu, dari generasi ke generasi karena tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ketika menghadapi perbedaan. Menciptakan keadaan sosial yang teratur dan satu, merupakan tujuan dari solidaritas. Perbedaan yang ada disekitar kita bukan untuk ditertawakan dan diasingkan, namun disitulah peran penting solidaritas, yaitu menyamakan dan mempersatukan perasaan toleransi. Peran penting solidaritas dapat diukur keberhasilannya jika solidaritas dapat menciptakan kesatuan dan kesamaan perjuangan dalam masyarakat.


Hal-hal yang terjadi jika tidak ada solidaritas disekitar kita adalah timbulnya stereotype, prasangka, dan primordialisme. Mempertahankan apa yang menurutnya paling baik, tidak mau membuka diri dan selalu mencaci maki golongan lain, adalah contoh hal-hal yang berpotensi akan terjadi jika tidak dilandasi oleh solidaritas.

Solidaritas antar manusia sudah harus diterapkan dari semenjak dini. Mengingat pentingnya solidaritas yang mengatasnamakan perbedaan dapat memperkaya relasi, budaya dan persatuan, maka solidaritas harus diusahakan dan dipertahankan. Cara untuk membangun solidaritas dari yang paling sederhana adalah menghormati orang yang sedang beribadah, mengucapkan selamat kepada orang yang merayakan hari raya, dan tidak memilih-milih teman. Saling menghargai terhadap orang yang tidak sesuku, berbeda kepercayaan dan status, juga sangat ditekankan dalam hal solidaritas. Kesadaran dari dalam diri setiap manusia juga merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menciptakan solidaritas.


Berbicara tentang solidaritas mungkin merupakan hal yang sangat mudah dilakukan oleh banyak orang, tetapi setelah kita mengerti betapa pentingnya solidaritas itu dikehidupan kita, sudah selayaknya kita mengusahakan agar solidaritas itu tetap ada dan tidak hilang. Faktor-faktor yang mendukung adanya solidaritas dari dalam diri hendaknya ditumbuh kembangkan menjadi suatu kebiasaan yang positif. Solidaritas tidak hanya sebatas teori saja yang memiliki tujuan dan peranan penting dalam kehidupan setiap orang, melainkan juga suatu praktik yang bersifat rendah hati, tulus dari dalam diri dan terus-menerus. Hendaknya setiap orang yang mencintai perbedaan dan orang yang selalu menutup diri terhadap perbedaan, dapat mengaplikasikan solidaritas antar orang lain, sehingga tujuan dari solidaritas itu sendiri tercapai.